Sabtu, 17 September 2011

Birthday

Tuhan bila ini jalan-Mu yg Engkau berikan,maka akan ku terima dengan segenap ketulusan hati ini ... Dan,apabila ini bukan jalan menuju-Mu Tuhan,maka lemparkanlah aku dari jalan yg kau murkai ini, jalan yg tak kau rido'i,tak kau rahmati,tak kau berkati,tak kau hidayahkan kepadaku sebagai ilham,sebagai rahmat,sebagai mukjizat-Mu yg sungguh nyata bagiku, dan takkan pernah hilang dari diri ini,takkan pernah...cahaya-Mu,cahaya keimananku,cahaya agamaku,serta cahaya Ketuhanan yg hanya ku dapat darimu,Tuhan Maka, izinkanlah aku bersuci atas kedewasaan yg tlah merobek lembaran masa remajaku, dan biarkan aku slalu ada dalam jiwa-Mu,dan menjadi kekasih-Mu seutuhnya ... dan Inilah hari dimana seorang anak adam terlahir ke kaki langit yg fana dalam keadaan suci, Dan jangan kau nodai kesucian Illahinya hanya karena Ia terlumuri dosa atas kesalahanya.. Kini Sang anak adam tersebut,meminta ampunan-Mu,memohon belas kasih-Mu akan umur yg tak di ketahuinya kapan akan berakhir... dia memohon dengan ketulusan hatinya,Tuhan .. dia meminta,meminta dan meminta kepada-Mu atas setetes air di kala ia dalam kafilah sebagai Musafir hati dijalan-Mu,hingga bermusabah agar terhindar dari bengisnya dunia,yg slalu mengerogoti lehernya,seperti yg tlah merenggut sebagian hatinya hati Qarun,hati Fir'aun,dan hati makhluk yg tak mampu memenuhi tiga unsur kehidupan,.. Seperti terbakarnya estetika mengakibatkan dalam pertempuran-pertempuran jiwa,ketika melawan hawa nafsu

Kamis, 08 September 2011

My Rain

Dahulu, Awal kita... Aku selalu duduk di serambi hatimu,menanti... Menunggu saat kau datang Membawa sekeranjang angan indah,dan segembok ikatan kasih Untuk kurangkai menjadi sebuah cerita terindah dalam hidup Agar,cerita itu dapat Membunuh rasa, rasa sepi dan sedih serta pedihnya hati... Aku selalu berdiri... berdiri membilang hari,menanti siang serta petangnya hidupku Menunggu putaran itu berhenti... Kristalisasi Cintaku untukmu, Rindu untukmu hampir menggunung, Kasih yang meluas seperti lautan, Serta, Sayang,yang tanpa batas jagad raya... Hingga aku bingung harus kemana kubuang cinta,rindu,kasih dan sayang ini ? Lalu kuambil sepotong rembulan untukmu Kuletakkan tepat disampingmu Agar kau bisa membisikkan kata rindu untukku tapi... Ternyata tidak.............!!! Sebab, Engkau tak dapat melihat rembulan itu, Karena ada rembulan lain yang kau genggam di tanganmu,melekat dalam hidup,serta jiwamu... Yang tak bisa untuk terlepaskan... Saat ku papah matahari, Saat ku daki jurang yang bermuara neraka, Memaknai api sebagai kata terindahku... Pedih... Yang sarat mengusung jutaan sakit Aku menjerit kesakitan,atas kepedihanku Bintang malah membuka percakapan Tentang cinta tertunda, Tentang duka nestapa, Tentang engkau,aku,dan dia... Tentang segala yang ada di dunia yang berkaitan dengan cinta,cinta,dan cinta... Yang selalu mengundang sejuta resahku... Sehingga aku sempat tak mengerti apa itu cinta...??? Sama sepertimu yang tak mengerti makna cinta yang sesungguhnya...ataukah mungkin engkau berpura-pura untuk menutupi kemunafikanmu....... yang,tak ku ketahui... Saat aku mengusir kegelisahan didada ini Giliran ribut menghias malammu,yang gemerlap dengan sejuta kasih di hati... Bulan dan bintang harus diam, Diam.................................................!!! Walau aku takut,takut Mungkin Karena, Tak lama lagi titik hujan Bakal membeku dimataku................. Kasihan....kau hujan Kau beri pengkhianatan sejak pertama cinta terbaca, Tetapi, Kau coba berdiri,bersembunyi di balik kemunafikan yang tertutup oleh kabut... Dan kini,mencoba tenangkan segala prasangka... Apakah itu pantas...??? Kurasa tidak sama sekali...!!! Sejak itu, Aku belajar tak sekadar memaknai benci,sedih,pedih,dan kecewa... Tapi, tiada lagi bintang di setiap malam ku tiada lagi bulan disini tiada lagi mimpi-mimpi indah itu dan, tiada lagi cinta tertunda kita karena, tiada lagi kau ataupun aku........................................selamanya...

X’self Crushing

Di satu sisi jiwa ini mengagumimu, tapi di sisi lain aku sangat membencimu .... ketika jiwaku ingin menyatu dengan jiwamu, di situ puncak hakiki kehidupan, titik keabadian cinta, serta penyempurnaan iman .... kemudian ketika jiwa ini mengagung - agungkanmu didepan jiwa-jiwa yang sepi akan cinta kasih, aku menemukan titik miring akan eros yang ku rasakan ini terhadapmu ... sehingga aku pun tak mampu mencapai tingkat tertinggi akan agape ku terhadap sang pencipta, dan proses penyatuan jiwaku dengan Tuhan tak mampu ku penuhi dengan sempurna, sebab, engkau ikut ambil bagian dalam proses penghancuran diriku........

BULANKU YANG HILANG

Aku masih tak mengerti tentang sebuah pertanyaan yang tak terjawabkan ? Mengapa engkau ingin sendiri, dan membiarkan aku berdua, bersamanya untuk sebuah perjalanan hidup yang panjang, sementara engkau sendiri, tanpa seorang pun yang menemanimu,.....Tak pernah ku sangka,,,,, Engkau memilih jalan ini, sebagai jalan akhir perjanjian kita, mungkinkah ada keraguan dalam diriku yang tak bisa kau hilangkan dalam benakmu, bulanku Sehingga kau tak mau mengenalku lagi, aku tahu ini pasti karena dia, dia, dan dia yang menjadi bintang disetiap malam-malamku, sebab tak ada kau disini,tak ada bulan ku lagi, karena bulanku tlah hilang.

Siin Bloond

Morning which me have never is estimable, you comes to go, friend ... !!! Bye bye, friend, hopefully you are success with your choice ...!!! But dry abrupt blankets me, and me must confessed if I am thirsty, starves for this morning fresh blood... Your departure makes me increasingly starves for your blood, blood each and everyone who I love, because they always disregards me ... !!! Thirsts for me to nip nadi and your heart, lets you are dead and cannot make I am death, insensible like this.............. But, Peace only, because me takkan have ever will drink blood from man body is liking sins like you, because you are undue for me.......

Tuhanku ... !!!

Disaat aku rapuh, segalanya berubah, segala perubahan yang mampu melunturkan estetika, sehingga apa yang ada dalam hidup ini tak seimbang ... Sepi ini disaat ku menanti sang surya, aku slalu terselimuti kabut akan dunia yang begitu menakjubkan, dan jujur aku sempat berpaling dari jalan-Mu, melupakan-Mu, tergiur dengan nikmat keindahan dunia, sehingga itu semua bisa terjadi ... Topeng dunia yang begitu indah mampu membutakan mata yang tak sempurna ini, Maafkan aku yang seperti ini, seperti kacang yang lupa dengan kulitnya... Aku yang lemah, tak berdaya ini, dengan segala kekuranganku in,i aku berjanji Atas Nama-Mu, untuk merubah apa yang tak seharusnya terjadi dari apa yang tlah terjadi, biarkan aku membakar stag nasi jahiliah, membayar hutang atas kekhilafanku yang lalu, melepaskan saluran selengkangan manusia-manusia yang jalim, izinkan aku berpijak dari berkat-Mu, Rido'i segala tindakan tubuh yang mungkin tak sempurna ini, tapi sesungguhnya hanya ingin mendapat cinta kasih-Mu, Tuhan ... aku yang lelah dengan semua kemunafikan ini , aku yang letih dengan senyum keterpaksaan ini, aku yang tak mampu memerankan peran atas dinamika kehidupan tubuh ini, Tulang belulang ini seakan rapuh, Tuhan... darah ini hampir mengering, tapi dagingku, dagingku tlah termakan, termakan oleh manusia-manusia jahanam yang bersemayam dalam dunia yang fana ini, Tuhanku .... berkatilah hidupku, dan langkahku, Tuhanku, karena aku tahu Engkau selalu ada untuk setiap di langkahku ... Terkadang hari-hariku terasa sangat membosankan, tapi ku akan selalu mencoba untuk tetap menjaga kepercayaan dari cinta kasih-Mu yang menyusuri mimpi-mimpiku, Tuhan ... karena ku tahu dan ku sadari semuanya akan indah pada waktunya, Karena selalu ada tangan-Mu yang selalu merangkul jiwaku .............